Advertisement

Sunday, July 17, 2022

Layanan Konsultasi Riset dan Publikasi

Layanan & Konsultasi Riset dan Publikasi
Layanan & Konsultasi Riset dan Publikasi,
Sumber: https://www.blogforlearning.com

Riset dan publikasi merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan seorang peneliti maupun akademisi. Belum semua orang mampu untuk menyusun riset yang baik, terutama bagi peneliti pemula dan mahasiswa pada saat penyusunan metodologi dan pengolahan data.

haryhermawan.com menyediakan layanan pendampingan dalam penyusunan riset dan publikasi ilmiah. Pengalaman riset Anda akan terasa lebih mudah dengan didampingi tim kami yang berisi para peneliti dan trainer berpengalaman.

Adapun beberapa jasa yang kami tawarkan meliputi:

  1. Pelatihan penyusunan proposal dan laporan riset bidang manajemen dan pariwisata, bidang lain bisa request. 
  2. Olah data kuantitatif & kualitatif
  3. Jasa translasi naskah ke dalam Bahasa Inggris
  4. Pelatihan penulisan artikel jurnal ilmiah 
  5. Pendampingan publikasi jurnal ilmiah nasional dan internasional
  6. Pelatihan penulisan dan penerbitan buku
  7. Pelatihan dan Pendampingan tata kelola jurnal ilmiah untuk persiapan akreditasi
  8. Pengurusan HKI buku
Jika Anda tertarik bisa menghubungi kami!



Kontak

Hary Hermawan
Hp. 08973810090
Email. haryhermawan@gmail.com

Layanan & Konsultasi Manajemen Kepariwisataan

Bisnis pariwisata merupakan bisnis yang paling menjanjikan dan cukup cepat berkembang di Indonesia, mengingat besarnya daya tarik yang dimiliki, baik alam, budaya, kuliner maupun, bisnis mice. Namun mengelola bisnis pariwisata saat ini tidaklah mudah, mengingat karakteristik bisnis pariwisata membutuhkan pendekatan manajerial yang sangat kompleks. Selain itu, karakteristik bisnis pariwisata yang sangat rentan membutuhkan pendekatan yang stategik dalam manajerial.

haryhermawan.com memberikan beberapa layanan yang dapat membantu anda dalam mengembangkan usaha kepariwisataan yang sedang Anda kelola guna memperoleh keunggulan bersaing. Beberapa layanan yang dapat kami berikan diantaranya:

  1. Eksplorasi potensi daya tarik wisata
  2. Pelatihan pemasaran digital dan optimalisasi media sosial untuk UMKM
  3. Pelatihan pelayanan prima & hospitality service
  4. Implementasi Sapta Pesona untuk desa wisata
  5. Pelatihan kepemanduan wisata
  6. Pelatihan pengelolaan homestay
  7. Pelatihan food and beverage service
  8. Pelatihan pengolahan kuliner berbahan baku lokal
  9. Pelatihan event management atau MICE
  10. Pelatihan kompetensi SDM pariwisata lain, baik tingkat dasar maupun tingkat lanjutan untuk persiapan sertifikasi kompetensi atau sertifikasi usaha.
  11. Pelatihan dan pendampingan pembuatan paket desa wisata
  12. Pelatihan pembuatan konten wisata web atau blog wisata, kuliner, dan sebagainya
  13. Pelatihan menulis artikel untuk blog wisata
  14. Pendampingan pembentukan Pokdarwis
  15. Pendampingan higyene and sanitasi restoran
  16. Riset pemasaran untuk bisnis pariwisata
  17. Penyusunan masterplan
  18. Penyusunan studi kelayakan kafe atau restoran
Kami memiliki tim kerja profesional dan berpengalaman di bidangnya yang siap membantu meningkatkan perfoma bisnis Anda.


Kontak

Hary Hermawan
Hp. 08973810090
Email. haryhermawan@gmail.com


Layanan & Konsultasi Manajemen Kepariwisataan



MITRA KERJASAMA KAMI


LPPM STP AMPTA

LPPM STP AMPTA


Diskominfo Sleman
Diskominfo Sleman

NEMASTE INTI MEDIA
Nemaste Inti Media

Jurnal Abdimas Pariwisata
Jurnal Abdimas Pariwisata

Friday, July 15, 2022

Melangkah Bersama Desa Wisata Sangurejo

 Jumat 15 Juli 2022, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA bersama bersama Himpinan Mahasiswa Pariwisata (Himasta) sukses melaksanakan kegiatan kunjungan ke Desa Wiasta Sangurejo. Kegiatan tersebut tidak sekedar kunjungan wisata biasa, namun program tersebut juga dirancang sebagai bentuk implementasi dharma ketiga perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Kepada Mayarakat (PKM) dengan tema “Melangkah Bersama Desa Wisata”.

Melangkah Bersama Desa Wisata Sangurejo

Himasta Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogaykarta

Kegiatan PKM tersebut diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA dalam menemu kenali potensi dan tantangan dalam pengelolaan desa wisata dari pelaku wisata langsung. Sehingga dengan kegiatan tersebut mahasiswa mampu meningkatkan wawasan dan kompetensinya pada bidang ilmu pariwisata yang ditekuni. Selain itu, melalui melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan Narasumber dalam acara tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pengelola Desa Wisata Sangurejo dalam hal pengembangan produk wisata dan pemasaran digital, Ujar Hary Hermawan Kepala LPPM STP AMPTA.

Acara Pengabdian Kepada Mayarakat (PKM) tersebut dimulai pukul 15.30 WIB sampai dengan 21.00 WIB dengan rangkaian acara yang diawali oleh H. Nur Rohmad selaku ketua pengelola desa wisata Sangurejo yang menyampaikan materi paparan berjudul tantangan pengelolaan Desa Wisata Sangurejo. Pada kesempatan ini H. Nur Rohmad menyampaikan bahwa gotong-royong dan pelibatan masyarakat sangat penting dalam pengelolaan desa wisata, bahkan itu hal utama. Selain itu pengelola desa wisata harus tangguh serta tahan mental terhadap berbagai tantangan dan masalah yang muncul, tambahnya.

Sesi kedua diisi dengan materi coaching clinic digitalisasi branding pemasaran desa wisata yang disampaikan oleh Fian Damasdino, S.IP., M.Si. dosen program studi pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA. Fian mengatakan bahwa pada era digital saat ini pemasaran digital khususnya melalui sosial  media sangat penting guna menjangkau pasar wisata yang saat ini didominasi kalangan milenial.

Selanjutnya, sesi ketiga acara tersebut diisi kegiatan sosialisasi sadar wisata yang disampaikan oleh Arif Dwi Saputra, S.S., M.Si. Arif menyampaikan bahwa sadar wisata merupakan hal penting yang wajib dipahami oleh seluruh elemen masyarakat pada daerah atau kawasan yang menjadi sasaran kunjungan wisata, tidak terkecuali di desa wisata. “Kalau masyarakatnya sadar wisata, maka wisatawan yang berkunjung nantinya akan nyaman, sehingga wisatawan betah dan mendapatkan pengalaman yang positif disini,” tambahnya.

Acara Pengabdian Kepada Mayarakat (PKM) ditutup oleh Dhimas Setyo Nugroho dosen Universitas Terbuka sebagai narasumber sosialisasi sapta pesona. “Sadar wisata dapat diwujudkan dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap untuk berperan sebagai tuan rumah yang baik. Memahami, serta mampu dan bersedia untuk mewujudkan unsur-unsur: Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan, atau yang di kenal dengan sapta pesona di lingkungannya masing-masing,” Ungkap Dhimas.

Sunday, July 10, 2022

Gelar Kesenian sebagai Promosi Desa Wisata Tepus, Gunung Kidul

Desa Tepus menyelenggarakan Gelar Kesenian. Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan selama 10, mulai tanggal tanggal 2 Juli sampai dengan 11 Juli 2022. Kegiatannya telah resmi dibuka pada tanggal 2 Juli 2022 oleh Wakil Bupati Gunung Kidul. Pada kesempatan ini turut hadir juga Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Panewu Kapanewon Tepus, Lurah Kalurahan Tepus, Kapolsek Tepus, Danramil Tepus. Acara pembukaan Gelar Kesenian juga dihadiri Kepala LP2M beserta Kabag Humas dan Kerjasama Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta selaku kampus pendamping Desa Wisata Tepus.



Gelar Kesenian ini diinisiasi masyarakat sebagai bentuk promosi potensi kekayaan budaya Desa Wisata Tepus, Gunung Kidul. Sekaligus perayaan atas pencapaian prestasi Desa Wisata Tepus (Dewi Kampus) yang masuk dalam nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Rangkaian acara dalam Gelar Kesenian selama 10 hari ini dimeriahkan dengan pertunjukan seni khas Gunungkidul meliputi: Pameran UMKM Gunungkidul, pameran bonsai, Ketoprak Krido Budoyo, Jathilan Klumpit, Jathilan Tegalrewu, Reog Ponorogo Tepus III, Jathilan Tepus I, Jathilan Tepus II, Jathilan Pudak, Jathilan Jeruk, Ketoprak Blekonang.
Dalam kesempatan tersebut Hary Hermawan selaku Ketua LP2M Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA menyampaikan Selamat kepada Masyarakat dan Pengurus Desa Wisata Tepus atas terselenggaranya acara, “Kami selaku pendamping Desa Wisata Tepus turut bangga, serta kami ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih Desa Wisata Tepus Raih sebagai nominasi 50 besar ADWI 2022. Melalui event saya berharap dapat menjadi motivasi Desa Wisata Tepus agar dapat terus meningkatkan pengembangan pariwisata pada masa yang akan datang”.


Bapak Heri, selaku Ketua Pengelola Desa Wisata Tepus, mengatakan "Sangat senang sekali atas antusiasme masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung event ini. Harapan saya dengan masuknya Desa Wisata tepus sebagai 50 besar ADWI, kedepannya masyarakat bisa terus semangat dalam meningkatkan prestasi. Semoga dengan adanya Gelar Kesenian ini masyarakat bisa melirik potensi unik yang kami miliki dari segi Daya Tarik Wisata Alam, sisi budaya, bahkan UMKM."
Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA berkomitmen untuk terus mendampingi Desa Wisata Tepus dalam pengembangan potensi wisata, diantara program kerjasama yang akan dilaksanakan mencakup: (1) Pengembangan konservasi penyu; (2) Pengembangan budidaya bonsai santigi dan Penanaman di pesisir Pantai Selatan bersama masyarakat; (3) Pengembangan kerajinan ecoprint, keset anyaman, dan kesenian jaranan bersama SLB Puspa Melati; (4) Pengembangan produk kerajinan batik tulis motif biota laut khas Tepus; (5) Pengembangan produksi oleh-oleh Patilo; dan lain sebagainya. 
Selain itu, Kerjasama kemitraan pemasaran juga akan lebih dikembangkan bersama Bumdes Punakawan.

Friday, April 1, 2022

Cara Menambahkan DOI secara Otomatis di Daftar Pustaka

Digital Object Identifier (DOI) merupakan alamat unik sebagai pengenal suatu dokumen elektronik yang bersifat permanen. Berbeda dengan ISSN yang digunakan sebagai pengenal Jurnal, DOI justru digunakan sebagai alamat unik untuk setiap artikel atau makalah yang diterbitkan secara online. Terbitan ilmiah atau jurnal yang kredibel tentu sudah pasti memiliki DOI untuk pengenal pada setiap artikel yang diterbitkan, sebagai contoh beberapa penerbit jurnal papan atas seperti IEEE, Springer Link, Elsevier Groups, Taylor & Frances, dan Jhon Wiley & Sons dan lain sebagainya.

Ilustrasi, sumber: Pixabay

Terkadang, jurnal juga mewajibkan mencantumkan DOI untuk setiap sumber referensi yang dipakai penulis dalam daftar pustaka.
 Akan tetapi, belum semua penulis familiar dengan DOI, serta bagaimana cara mencantumkan DOI tersebut pada daftar pustaka. 
Oleh karena itu, dalam postingan kali ini saya bermaksud memberikan sedikit tutorial cara mencantumkan DOI. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Buka tautan crossref disini 
2. Selanjutnya akan terdapat tampilan kotak dialog dari crossref sebagai berikut:

Menambahkan DOI secara Otomatis di Daftar Pustaka


3. Langkah ketiga, masukan daftar pustaka yang akan anda cantumkan DOInya pada kotak dialog dibawah. Pastikan gaya sitasi sudah benar! 
 Pelajari cara mudah sitasi dengan google scholar disini.

Menambahkan DOI secara Otomatis di Daftar Pustaka

4. Klik sumbmit pada tombol di bawah kotak
5. Tunggu sebentar ...
6. Kemudian, hasilnya adalah daftar pustaka anda yang sudah lengkap dengan nomor DOI yang sudah tercantum. Contohnya di bawah ini.

Menambahkan DOI secara Otomatis di Daftar Pustaka


6. Kemudian kopi hasil diatas untuk dimasukan ke daftar pustaka pada artikel anda.

Demikian tata cara Menambahkan DOI secara otomatis di daftar pustaka, semoga artikel ini bermanfaat. Selamat mencoba ...

Friday, March 18, 2022

Memberi Coaching Penyusunan Paket Wisata Edutrip

Kegiatan Coaching Penyusunan Paket Wisata Edutrip Desa Wisata Garongan dengan konsep wisata terintegrasi ini dimulai pada tanggal 15 Februari 2022 dan telah selesai pada tanggal 21 Februari 2022.

Aktifitas Wisata Edutrip di Desa Wisata Garongan
Aktifitas Wisata Edutrip di Desa Wisata Garongan

Hary Hermawan (kanan) Ketika Memberikan Coaching
Penulis (kanan) Ketika Memberikan Coaching

Kendala yang ditemukan dalam penyusunan paket wisata di Desa Wisata Garongan adalah “Pengelola masih kesulitan dalam mengidentifikasi fix cost dan variable cost sebagai komponen dalam menyusun paket wisata, karena harga pada paket wisata lama diperoleh pengelola dari meniru paket wisata di desa wisata lain.”Akibatnya, karena perhitungan harga paket hanya dikira-kira maka potensi keuntungan tidak optimal, serta potensi kerugian tinggi jika wsiatawan datang dalam jumlah yang kurang diharapkan (sedikit). Kesulitan berikutnya, kesulitan menentukan atribut-atribut lain dalam komponen produk wisata secara pasti, seperti durasi permainan, harga sewa alat game dan lain sebagainya.

Solusi yang dapat diberikan oleh pendamping yaitu dengan mengidentifikasi kembali komponen biaya paket wisata yang berupa fix cost seperti pemandu, wahana, dan lain sebagainya. Kemudian identifikasi variable cost seperti konsumsi, harga tiket masuk, suvernir dan lain sebagainya. Solusi berikutnya dari tim pendamping adalah memberikan usulan paket wisata edukasi yang dianggap sesuai, namun paket ini bersifat tentatif dan masih diperlukan uji coba.

Selain dalam bentuk paket, pendamping juga membantu dalam membuat paket wisata optional (custom) yang dapat dibeli oleh wisatawan sesuai kebutuhan.

Tuesday, March 15, 2022

FGD Desa Wisata Terintegrasi

FGD Desa Wisata Terintegrasi telah dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2022 yang dihadiri sebanyak 15 peserta dari berbagai elemen masyarakat atau komunitas dan Pengelola Desa Wisata. Kegiatan FGD Desa Wisata Terintegrasi ditujukan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat terkait desa wisata terintegrasi, yang diharapkan mampu memfasilitasi berbagai kepentingan masyarakat yang ada di Desa Wisata Garongan serta sebagai wahana pemerataan manfaat ekonomi.

Desa Wisata Terintegrasi
Peserta FGD Desa Wisata Terintegrasi

Desa wisata terintegrasi merupakan konsep yang diharapkan mampu menambah nilai keunggulan bersaing bagi Desa Wisata Garongan, mengingat persaingan bisnis desa wisata di Yogyakarta sangat ketat.

Dalam Kegiatan FGD Desa Wisata Terintegrasi ini hadir beberapa narasumber sebagai pemantik. Narasumber pertama adalah Ibu Nyoman Rai Safitri selaku Kabid Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Usaha Jasa Pariwisata, Dinas Pariwisata Sleman.

Narasumber Ketiga adalah Bapak Prihatno selaku Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta. Kemudian narasumber ketiga adalah Saudara Rudi Wijayanto selaku praktisi Biro Perjalanan Wisata (BPW) dari Maldewa Tourindo.

Selanjutnya, sesi diskusi dipimpin oleh kedua pendamping Desa Wisata Garongan yaitu Bapak Hary Hermawan dan Bapak Arif Dwi Saputra. Diskusi ini ditujukan untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai pandangan tokoh-tokoh masyarakat terkait eksistensi Desa Wisata Garongan, termasuk menampung berbagai kepentingan komunitas masyarakat yang ada untuk selanjutnya akan diupayakan untuk diakomodir dalam program-program pendampingan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bapak Armun selaku Perwakilan dari Pemerintah Kalurahan Wonokerto.

Desa Wisata Terintegrasi
Sambutan Ibu Nyoman dari Dinas Periwisata Sleman

Desa Wisata Terintegrasi
Materi dari Bapak Rudi dari Maldewa Tourindo

Desa Wisata Terintegrasi
Sambutan Bapak Armun dari Pemerintah Wonokerto

Desa Wisata Terintegrasi
Sambutan Bapak Agus Perwakilan Pengelola Desa Wisata Garongan